Berkenalan Dengan Linux

//Hehehe pak eko nyuruh bikin artike tentang linux and open source ::::::: iseng di post ahhhh

Open Source ????

Dalam dunia software komputer, terdapat dua aliran pengembangan suatu software. Yang pertama adalah software yang dikembangkan dengan source code (kode sumbernya ) tertutup sehingga kita harus meminta membayar sejumlah uang sebagai royalti terhadap penemunya jika ingin menggunakan atau memodifikasinya. Yang kedua adalah software yang dikembangkan dengan source code terbuka (open source) sehingga kita bisa dengan mudah memakai, mengembangkan bahkan memodifikasi sesuai dengan kebutuhan kita tanpa harus meminta izin atau membayar royalti kepada si penemunya.

Mengapa Opensource???????

Dengan opensource, pengembangan perangkat lunak lebih mudah, cepat dan efisien. Hal ini dikarenakan proyek ini dikerjakan oleh programmer dan hacker dari seluruh penjuru dunia yang dengan sukarela menyumbangkan ide, pemikiran dan keahliannya untuk memperbaiki kelemahan suatu sistem software demi mewujudkan suatu sistem yang lebih stabil. Namun kita tidak boleh seenaknya memodifikasi suatu software yang opensource lalu mengklaim sebagai hasil karya kita. Terdapat suatu etika dimana kita bebas menggunakan dan memodifikasi asalkan mencantumkan nama si penemu software tersebut. Assosiasi yang menangani hal tersebut adalah GNU yang diketuai oleh Richard Stallman. GNU ini awal mulanya adalah suatu proyek untuk membangun suatu sistem operasi seperti “Unix” lengkap denga compiler, utilities, tools, software aplikasi yang semuanya ditulis secara open source. Itulah mengapa namanya GNU (Genue Not Unix). Sehingga software opensource biasanya terdapat Tulisan GNU General Public License.

Hubungannya dengan Linux????.

Linux merupakan salah satu operating system seperti halnya “Microsoft Windows”, namun dibuat dibawah GNU General Public Licence. Kernel Linux pertama kali di tulis oleh Linus Torvalds, ketika masih kuliah di Universitas Helsinki. Awalnya karena rasa tidak puas si Linus terhadap Minix (mini Unix) sehingga dia mulai mengotak-atik kernel minix dan melahirkan kernel linux yang pertama. Kernel tersebut kemudian dilempar ke internet sebagai proyek opensource.

Perkembangannya????

Setelah dilemparkan ke internet sebagai proyek OpenSource tahun 1992, ternyata kernel tersebut mendapat animo yang cukup tinggi dari programmer dan hacker dari seluruh dunia. Sehingga dalam rentang 2 tahun sejak kemunculannya, sudah keluar versi linux yang stabil dan lengkap. Bahkan hanya dengan hitungan bulan linux berbasis GUI (Graphic User Interface) system “windows” X11R6 distribusi XFree-86 versi 3.0.

Karena sifatnya yang Open Source, banyak distro linux bermunculan menawarkan kemudahan-kemudahan bagi end user dengan kelebihan-kelebihan masing-masing. Distro-distro yang terkenal diantaranya Slackware, Mandriva, Debian, SuSE, Fedora, Ubuntu, Red Hat, Knoppix. Pada intinya semua distro itu sama, sama-sama menggunakan kernel linux. Yang membedakannya adalah pemaketannya dan fasilitas yang ditawarkan. Misalnya untuk jaringan, slackware merupakan distro yang paling handal. Untuk user yang menginginkan sentuhan grafis yang indah dan user friendly bisa memakai ubuntu atau mandriva. Bagi yang mementingkan performa dengan spesifikasi computer minim, bisa memakai debian sebagai alternatif. Untuk informasi lengkap tentang masing-masing distro, bisa diakses lewat official websitenya masing-masing. Tinggal dipilih distro mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Yang perlu diketahui tentang linux?????

Hal mendasar yang perlu diketahui tentang linux adalah struktur direktori di linux dan perintah dasar di linux. Berbeda dengan system operasi lain yang mengenal media storage . Di Linux tidak mengenal adanya media storage. Yang ada hanya direktori, dimana direktori tertinggi adalah root (“/”).

Masing-masing distro memiliki perbedaan-perbedaan dalam menyusun direktori ini tergantung dari pengembangannya. Perbedaan ini membuat paket-paket software suatu distro kemungkinan besar tidak bisa dipasang karena perbedaan peta directory. Misalnya RPM untuk suSE tidak akan akan berjalan dengan baik pada mandrake karena perbedaan peta directory masing-masing distro tersebut. Jika kita sering mengexplorasi linux kita, hal itu bukan menjadi kendala.

Mengapa Direktory penting?????

Mempelajari direktori sangat penting bagi pengguna baru karena kita perlu tahu dimana file-file penting seperti program-program, library-library berada. Seperti yang dijelaskan di atas, struktur directory tertinggi adalah root (“/”). Di dalam directory root terdapat directory :

*

/bin , directory ini berisi file-file binner untuk perintah-perintah yang biasanya memuat shell seperti bash , csh dan lain-lain.
*

/etc, directory ini berisi file-file admin dan alat-alat untuk mengconfigurasi file system.
*

/dev, directory ini berisi file-file yang mengendalikan berbagai peripheral hardware.
*

/home, directory ini berisi data-data personal anda, file-file khusus account para pengguna.
*

/tmp, directory ini merupakan tempat penyimpanan sementara.
*

/usr, directory ini berisi program dan utility-utility ekstra seperti games, program yang didistribusikan lewat source codenya dan lain sebagainya.
*

/media, directory ini berisi mount dari harddisk, CD, DVD dari computer kita. Jika kita mencolokkan USB, flashdisk kita akan di mount pada directory ini.

Bagaimana dengan perintah dasar linux????

Walaupun linux zaman sekarang sudah didistribusikan dengan grafik user interface yang bagus, indah dan user friendly, namun hal itu hanyalah untuk mempermudah user saja. Berdasarkan pengalaman, penggunaan terminal untuk menjalan perintah linux, jauh lebih handal dibandingkan dengan menggunakan GUI. Dalam menjalankan perintah dasar linux, terdapat perintah-perintah yang hanya bisa dijalankan jika kita berstatus sebagai super user ditandai dengan “#”. Dalam status kita sebagai user biasa hanya ditandai dengan “$”. Oleh karena itu dengan mengetahui perintah dasar linux, pengoperasin linux menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Beberapa perintah dasar tersebut antara lain :

*

Man , man adalah sebuah perintah yang paling useful bagi penggguna baru, karena dengan perintah ini kita bisa menampilkan manual dari suatu perintah. Syntax nya :

$ man misalnya $ man ls

*

Adduser dan passwd, perintah ini digunakan untuk menambah user baru. Peintah ini diikuti dengan perintah passwd yang berfungsi untuk membuat password yang bersangkutan. Syntaknya :

# adduser

# passwd

*

Cat, perintah ini berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah file di layar, contohnya :

$ cat /directory/filenya

*

Cp, perintah ini berfungsi untuk menyalin atau mengcopy file, syntaknya :

$ cp /dir/namafile /dirtujuan

*

Grep, sebuah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan criteria yang anda tentukan :

$ grep

*

Gzip, perintah ini berfungsi untuk mengkompresi sebuah file. Syntaknya :

$ gzip

*

Halt, perintah ini berfungsi untuk mematikan system. Perintah ini hanya bisa dijalanakan jika kita berstatus super user.
*

Ls, perintah ini berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah direktori.
*

Mkdir, perintah ini berfungsi untuk membuat direktori baru.
*

Mv, mv berfungsi untuk memindahkan file dari suatu lokasi ke lokasi yang lainnya.
*

Rm, berfungsi untuk menghapus file namun secara default tidak menghapus direktori.
*

Rmdir, berfungsi untuk menghapus direktori yang kosong.
*

Su, perintah ini kita gunakan jika akan login sebagai super user.
*

Tar, berfungsi untuk mengekstrak file berekstensi tar. Syntak nya :

$ tar

0 comments: